Mengapa Kemasan Kosmetik Sering Berubah?

Mengejar keindahan adalah sifat manusia, seperti halnya baru dan lama adalah sifat manusia. Bagi konsumen produk perawatan kulit, kemasan merek sangat penting dalam pengambilan keputusan. Berat bahan kemasan yang ditampilkan mencerminkan klaim fungsi merek. Untuk menarik perhatian konsumen dan memenuhi kebutuhan estetika masyarakat, banyak merek kosmetik terus mengganti kemasannya. Jadi, mengapa kemasan harus diganti?

1. Meningkatkan citra merek

Kemasan adalah citra eksternal produk dan bagian penting dari citra merek, yang dapat menyampaikan konsep merek, budaya, gaya, dan informasi lainnya untuk memberikan kesan mendalam kepada konsumen.Seiring perkembangan masyarakat dan perubahan permintaan konsumen, citra merek perlu terus diperbarui. Dengan mengganti bahan kemasan, merek dapat lebih selaras dengan tren zaman dan preferensi konsumen, serta meningkatkan citra merek dan daya saing pasar.

kemasan makeup-1

2. Beradaptasi dengan permintaan pasar

Lingkungan pasar terus berubah, dan permintaan konsumen juga terus meningkat. Jika kemasan produk suatu merek tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen, maka merek tersebut mudah tersingkir dari pasar.Mengganti bahan kemasanjuga merupakan salah satu langkah yang diambil oleh merek untuk beradaptasi dengan permintaan pasar dan mempertahankan daya saing.

Baik itu kosmetik atau produk lainnya, persaingan sangat ketat. Konsumen memiliki pilihan yang semakin luas dan cenderung memilih produk yang menarik perhatian mereka. Saat memilih kemasan, penting untuk mempertimbangkan bagaimana agar menonjol dari yang lain. Konsumsi massal kemasan produk secara komposit dapat membuat konsumen merasa tertarik pada produk tersebut, sehingga meningkatkan keinginan mereka untuk membeli.

3. Mempromosikan penjualan merek

Bahan kemasan yang istimewaKemasan yang baik dapat meningkatkan keinginan konsumen untuk membeli, sehingga mendorong penjualan. Kemasan yang menarik dapat menarik perhatian lebih banyak orang dan membuat konsumen sangat ingin membeli. Beberapa merek akan meluncurkan produk baru atau mengubah bahan kemasan selama musim pemasaran untuk meningkatkan penjualan.

Keinginan masyarakat akan personalisasi semakin kuat. Setiap orang menginginkan pilihan yang berbeda dan menampilkan gaya yang unik. Dengan meningkatkan kemasan merek, berbagai pilihan dapat disediakan untuk memenuhi kebutuhan personalisasi konsumen.

Sebagai contoh, sebagian konsumen lebih menyukai kemasan yang sederhana dan sederhana, sementara yang lain lebih menyukai kemasan yang mencolok dan menarik perhatian. Melalui kemasan yang berbeda, merek dapat menarik lebih banyak konsumen dengan selera yang berbeda dan memenuhi kebutuhan pembelian konsumen yang dipersonalisasi.

Tata letak kosmetik, maket kemasan, templat dengan objek geometris di latar belakang putih dan abu-abu. Eyeshadow, lipstik, cat kuku, perona pipi, palet makeup dengan objek berbentuk bola, kerucut, dan geometris.

Peningkatan kemasan untuk mendorong pengembangan pasar.

Pasar kosmetik sangat kompetitif, begitu pula persaingan antar merek. Dengan mengubah bahan kemasan, merek dapat terus berinovasi dan menciptakan peluang penjualan baru. Konsumen seringkali tertarik pada hal-hal baru, dan peningkatan kemasan secara berkala dapat menarik lebih banyak perhatian konsumen, meningkatkan eksposur produk dan penjualan, merangsang keinginan konsumen untuk membeli, dan mendorong perkembangan pasar. Saat mengganti kemasan, perlu juga memperhatikan keseimbangan, jangan terlalu sering atau secara acak, agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen atau kesan bahwa citra merek tidak stabil.

Peningkatan kemasan juga dapat menyoroti inovasi dan upaya peningkatan kualitas merek, meningkatkan pengakuan dan kepercayaan konsumen terhadap merek tersebut. Banyak merek akan meningkatkan citra merek mereka melalui peningkatan kemasan untuk menarik lebih banyak perhatian dan dukungan konsumen.

Beberapa perubahan kemasan bertujuan untuk menyederhanakan struktur, beberapa untuk meningkatkan tekstur, beberapa menggunakan bahan ramah lingkungan, beberapa mengubah jenis botol, beberapa meningkatkan isi bersih, dan beberapa mengubah citra merek. Terlepas dari jenisnya, ada motif pemasaran merek tertentu yang tersembunyi di balik perubahan bahan kemasan.

Berbagai merek juga memiliki gaya desain kemasan yang berbeda, beberapa dirancang agar segar dan modis, dengan jelas menonjolkan karakteristik merek mereka; yang lain menekankan kemewahan tradisional, mengingatkan orang pada masa lalu. Sesuai dengan gaya merek mereka sendiri, pemilik merek memilih kemasan yang sesuai, sehingga dapat mencapai hasil pasar yang baik dan meningkatkan citra merek serta daya saing.

Risiko perubahan kemasan

Peningkatan kemasan pasti akan menyebabkan peningkatan biaya, dan bagi pemilik merek, mereka perlu menanggung tekanan biaya untuk mengubah kemasan. Pertimbangkan risiko dan biaya dengan cermat dan buat keputusan yang bijaksana untuk memastikan proses peningkatan kemasan berjalan dengan baik. Jika desain kemasan yang ditingkatkan tidak memenuhi harapan atau menyebabkan penurunan citra merek, hal itu dapat menyebabkan hasil yang tidak menguntungkan. Konsumen juga cenderung lebih berhati-hati saat memilih untuk membeli kemasan baru untuk produk mereka.

Mengganti bahan kemasan dapat menghadirkan peluang sekaligus risiko. Sebagai pemilik merek, Anda perlu melakukan riset pasar dan penilaian risiko sebelum meningkatkan kemasan Anda untuk memastikan bahwa keputusan untuk beralih adalah keputusan yang bijaksana.


Waktu posting: 11 Juni 2024